AUD/USD kehilangan 0,37% menjadi 0,7823 dan Pair NZD/USD naik tipis 0,07% menjadi 0,7245. PDB Selandia Baru membukukan kontraksi mengejutkan sebesar 1% kuartal ke kuartal selama kuartal keempat tahun 2020 pada hari sebelumnya.

Pair USD/CNY turun tipis 0,14% menjadi 6,4948 dan Pair GBP/USD turun tipis 0,10% menjadi 1,3950.

Ketua Fed Jerome Powell mempertahankan nadanya yang dovish saat ia menyerahkan keputusan kebijakan terbaru Fed pada hari Rabu, memberikan spekulasi bahwa bank sentral akan menarik kembali stimulusnya karena harapan meningkat untuk pemulihan ekonomi yang kuat.

"Itu adalah Jay yang biasa ... pasar telah berpikir The Fed akan menaikkan suku bunga mungkin sekali tahun depan dan beberapa kali lagi pada tahun 2023 ... akan tetap ada pertanyaan mengenai apakah Fed dapat mengendalikan inflasi," State Street (NYSE: STT ) Manajer Cabang Bank Tokyo, Bart Wakabayashi, mengatakan kepada Reuters.

The Fed juga memperkirakan bahwa ekonomi akan tumbuh 6,5% pada 2021, lompatan tahunan terbesar dalam PDB sejak 1984 dan selisih 2,3 poin persentase dari proyeksi tiga bulan lalu.

Inflasi diprediksi sebesar 2,4%, di atas target The Fed 2%. Namun, tujuh dari 18 pejabat Fed sekarang mengharapkan suku bunga yang lebih tinggi pada 2023, dibandingkan dengan lima pada Desember 2020.

Komentar Fed juga mengirim imbal hasil Treasury AS sepuluh tahun naik roller-coaster, dengan imbal hasil sekitar 1,648% selama sesi Asia.

Namun, beberapa investor tetap khawatir tentang potensi volatilitas pasar lebih lanjut.

“Meskipun pandangan kami tetap bahwa pergerakan imbal hasil hingga akhir Februari dan Maret telah mirip dengan 'taper-less tantrum', ada potensi volatilitas pasar lebih lanjut, mungkin sekitar 'data tantrums' selama beberapa bulan mendatang,” Goldman Sachs (NYSE: GS ) Strategi makro Manajemen Aset Gurpreet Gill mengatakan dalam sebuah catatan.

Dalam berita bank sentral lainnya, Bank of England secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga bank acuan pada level terendah bersejarah 0,10% dan program pembelian obligasi tidak berubah ketika menjatuhkan keputusan kebijakannya di kemudian hari. The Bank of Japan akan menjatuhkan keputusan kebijakan sendiri pada hari Jumat./R

 

 

Disclaimer : MoneyMallFutures.com sebagai website resmi PT. Gatra Mega Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

+6231 502 7188       info@moneymallfutures.com

Copyright © 1999-2021. PT. Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.